Pelajari Konsep Dasar Pemasaran Berikut Ini untuk Raih Keuntungan Optimal. Pasti Sukses!
carlos muza on unsplash.com

Pelajari Konsep Dasar Pemasaran Berikut Ini untuk Raih Keuntungan Optimal. Pasti Sukses!

Dalam menjalankan sebuah usaha, setiap perusahaan mempunyai bentuk konsep manajemen pemasaran yang berbeda-beda. Hal ini termasuk ke dalam strategi pemasaran yang ditempuh demi meraih keuntungan perusahaan.

Karena konsep pemasaran adalah faktor penting yang mendasari keberhasilan suatu perusahaan. Oleh karena itu konsep mengenai pemasaran perlu menjadi pertimbangan penting ketika akan memasarkan sebuah produk atau jasa pada konsumen.

Pada artikel ini membahas mengenai konsep pemasaran, tujuan pemasaran, dan strategi pemasasran yang dapat Anda pelajari untuk menunjang keberhasilan perusahaan.

Dengan konsep pemasaran ditambah strategi pemasaran yang tepat, Anda akan mendapat kepuasan dari konsumen yang tentunya akan berdampak pada kesuksesan usaha Anda.

Pengertian Pemasaran

konsep pemasaran
maxmanroe.com

Sebelum membahas lebih jauh, kita perlu mengetahui apa itu pengertian dari pemasaran. Secara sederhana, definis pemasaran lebih diidentikkan dengan proses pengenalan produk atau jasa kepada konsumen yang dirasa akan memberikan benefit (potensial).

Pemasaran bisa juga diartikan sebagai kegiatan terencana dan terpadu yang dilakukan oleh sebuah institusi atau organisasi sebagai usaha untuk mengakomodir permintaan pasar. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menciptakan produk bernial jual.

Pemasaran dapat dilakukan dalam bentuk menentukan harga jual, menyampaikan, mengomunikasikan, dan saling bertukar tawaran yang bernilai bagi konsumen, klien, mitra, serta masyarakat umum.

Tujuan utama dilakukannnya pemasaran oleh sebuah perusahaan adalah untuk memaksimalkan keuntungan dengan membuat strategi penjualan.

Karena pemasaran memiliki kedudukan yang penting, maka seorang marketing executive harus mempu melihat banyak aspek dalam melakukan pemasaran, seperti memprediksi lifesplan sebuah produk.

Fungsi Pemasaran

konsep pemasaran
hal gatewood on unsplash.com

Selain memahami pengertian dari pemasaran, kita juga perlu untuk mengetahui fungsi pemasaran sebelum benar-benar terjun melakukan pemasaran. Adapun beberapa fungsi dari pemasaran adalah sebagai berikut.

Fungsi Pertukaran

Ketika kita melakukan sebuah pemasaran terhadap produk atau jasa yang kita miliki, maka konsumen harus dapat mengetahui dan membeli produk atau jasa tersebut.

Konsumen dapat membelinya dengan menukar menggunakan uang atau pun menukar produk dengan produk. Nantinya, produk tersebut dapat ia gunakan sendiri atau ia jual kembali untuk mencari laba dari barang yang dibelinya.

Fungsi distribusi fisik

Distribusi fisik adalah salah satu bentuk proses pemasaran yang dapat dilakukan terhadap suatu produk. Proses ini dilakukan dengan cara menyimpan atau mengangkut produk tersebut untuk disebarkan (didistribusikan) kepada agen-agen atau langsung ke konsumen.

Proses pengangkutan dapat dilakukan melalui jalur darat, air, maupun udara. Sedangkan untuk penyimpanan produk dapat dilakukan dengan cara menjaga cadangan produk agar tersedia ketika dibutuhkan. Hal ini biasanya dilakukan oleh seorang reseller produk.

Fungsi Perantara

Fungsi perantara terjadi ketika penyaluran produk dari produsen kepada konsumen dilakukan oleh perantara marketing atau pemasaran yang menghubungkan kegiatan pertukaran dengan distribusi fisik.

Konsep Pemasaran

konsep pemasaran
william iven on unsplash.com

Dalam melakukan kegiatan pemasaran kita harus paham betul dengan konsep pemasaran. Bisa dikatakan kepuasan konsumen adalah salah satu faktor penting dari kesuksesan perusahaan.

Perusahaan mempunyai peranan penting dalam menjalankan seluruh kegiatan pemasaran yang terkait dengan kebutuhan konsumen. Sehingga mampu memberikan kepuasan dan mendapat laba dalam jangka panjang. Artinya, tujuan konsep pemasaran adalah memberikan kepuasan terhadap keinginan dan kebutuhan konsumen.

Ada empat faktor penting yang digunakan sebagai dasar dalam konsep pemasaran, yaitu:

  • Orientasi konsumen
    Yang dimaksud dengan orientasi konsumen adalah bagaimana cara perusahaan memandang kebutuhan dari konsumen yang menjadi target pemasarannya.
    Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah dengan di awali menentukan produk atau program pemasarannya, kemudian memilih kelompok pembeli tertentu sebagai sasaran penjualan.
    Setelah mendapat kelompok sasaran, Anda dapat memulai mengadakan penelitian pada konsumen untuk mengukur, menilai dan menafsirkan keinginan serta tingkah laku mereka. Kemudian melaksanakan strategi yang paling baik supaya target dapat tercapai dengan optimal.
  • Koordinasi dan integrasi dalam perusahaan
    Semua elemen pemasaran yang ada harus diintegrasikan supaya konsumen dapat terpuaskan dengan optimal. Pertentangan antara perusahaan dengan pasar akan menimbulkan efek yang tidak baik.
    Oleh karena itu, setiap orang dan bagian alam perusahaan harus turut serta dalam upaya pemasaran yang terkoordinir untuk menghindari adanya pertentangan tersebut serta mendapatkan kepuasan konsumen.
  • Mendapatkan laba melalui pemuasan konsumen
    Tujuan utama dari sebuah perusahaan adalah mendapatkan profit atau keuntungan. Jika perusahaan mampu mendapat kepuasan dari konsumen, maka hal itu akan berpengaruh pada laba yang diperolehnya. Dengan laba tersebut perusahaan dapat tumbuh dan berkembang menjadi lebih besar lagi.
  • Strategi pemasaran
    Strategi merupakan hal yang sangat krusial dalam menjalankan pemasaran. Dengan strategi yang matang tujuan dan target perusahaan dapat tercapai secara optimal.

Dalam implementasinya, terdapat enam konsep dasar pelaksanaan pemasaran yang dapat diterapkan sebuah perusahaan atau organisasi. Berikut ini adalah konsep dasar dari pemasaran tersebut.

(1) Konsep Produksi

Konsep produksi melihat bahwa konsumen akan senang dengan produk yang tersedia di mana-mana dengan harga murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan usaha untuk mencapai efisiensi produk yang tinggi dan didistribusikan secara luas. Sehingga mudah untuk dijangkau oleh konsumen.

(2) Konsep Produk

Konsep ini berpendapat bahwa konsumen menyukai produk yang mampu menawarkan mutu, performa, dan juga spesifikasi yang terbaik. Meski perusahaan menyajikan produk dengan konsep merakyat, namun kualitas yang dihasilkan tetap terjaga. Ditambah lagi dengan harga jual yang tidak terlalu mahal.

(3) Konsep Penjualan

Dalam konsep penjualan, organisasi atau perusahaan harus berupaya melaksanakan penjualan dan promosi yang agresif untuk menarik minat konsumen. Karena tujuan perusahaan dalam membuat produk itu memang untuk dijual dan mendapat laba dari hasil penjualannya.

(4) Konsep Pemasaran

Orientasi dari konsep ini berpusat pada kebutuhan konsumen. Kunci mencapai tujuan perusahaan atau organisasi adalah dengan menentukan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran. Ditambah lagi perusahaan mampu memberikan kepuasan yang lebih efektif kepada konsumen dibandingkan para pesaing.

(5) Konsep Pemasaran Sosial

Hampir mirip dengan konsep pemasaran, konsep pemasaran sosial tidak hanya menentukan kebutuhan dan keinginan pasar yang lebih efektif dari pesaing. Namun juga tetap mengutamakan kesejahteraan konsumen dan masyarakat.

(6) Konsep pemasaran global

Konsep pemasaran global ini adalah konsep pilihan, yang artinya bisa dipakai atau tidak. Konsep ini dianjurkan agar para perusahaan mengetahui semua hal tentang faktor-faktor yang terjadi di masyarakat. Faktor-faktor ini akan mempengaruhi keinginan dan kebutuhan konsumen.

Pentingnya Mengetahui Tujuan Pemasaran

tujuan pemasaran
diggity marketing on unsplash.com

Memiliki tujuan ketika melakukan pemasaran akan membantu kita dalam menentukan langkah ke depannya. Hal ini akan membuat bisnis yang kita jalankan menjadi lebih terarah karena ada tujuan dan target yang sudah jelas ingin dicapai.

Tujuan Pemasaran Secara Umum

Secara umum tujuan dari pemasaran sebuah produk adalah untuk memahami konsumen dan pasar. Tujuan ini harus dicapai oleh para pelaku usaha yang melakukan pemasaran.

Oleh karena itu, mereka harus paham lebih dalam akan konsumen dan pasar yang menjadi target potensial mereka. Setelah memahami konsep pemasaran tersebut, mereka dapat membuat langkah-langkah strategis yang dapat ditempuh untuk memenuhi kebutuhan pasar tersebut.

Selain itu, tujuan pemasaran juga untuk mengusahakan mencapai titik tengah atau titik impas antara total biaya produksi dengan total volume penjualan. Karena hal ini dapat memperluas cakupan promosi dan juga volume penjualan.

Tujuan Pemasaran Secara Khusus

Tujuan pemasaran secara khusus dapat dijabarkan ke dalam 5 poin. Berikut ini adalah penjelasan mengenai kelima poin tersebut:

Memahami Pasar dan Konsumen

Ini adalah tujuan pertama yang perlu dicapai oleh para pemasar. Seorang pemasar harus dapat mengetahui dan memahami benar tentang pasar dan konsumen yang menjadi target potensial.

Adapun hal-hal yang perlu dipahami di antaranya adalah peta persaingan dengan kompetitor, tingkat kebutuhan, selera dan keinginan pasar, trend yang muncul, dan juga memahami kondisi pasar.

Dalam hal ini kondisi pasar meliputi daya beli, keterbatasan dan ketertarikan yang dapat mempengaruhi keputusan konsumen dalam membeli.

Membentuk Produk yang Sesuai dengan Pasar

Ketika sebuah perusahaan sudah dapat memahami konsumen dan pasar, maka langkah selanjutnya adalah mampu memberikan produk yang sesuai. Dalam hal ini, sesuai yang dimaksud tentunya yang mampu memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar.

Tujuan ini sangat berkesinambungan dengan tujuan pertama di atas. Dalam pelaksanaannya, tim pemasaran perlu bekerjasama dengan tim perancang produk dan bagian produksi untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan hasil riset.

Mendapatkan Citra Diri Perusahaan

Salah satu hal penting dalam pemasaran adalah membentuk citra diri. Karena dengan adanya pencitraan, maka konsumen dapat lebih mengenal dan tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Ada berbagai cara yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan ini, di antaranya adalah dengan membuat konten iklan, event, atau menggunakan tokoh berpengaruh sebagai brand ambassador.

Mencapai Target Penjualan

Tentu tak dapat dipungkiri bahwa target utama dari tujuan pemasaran penjualan yang optimal. Setiap bagian pemasaran melakukan usaha kerasnya untuk menunjang tingkat penjualan produk perusahaan.

Biasanya, sebuah perusahaan akan menentukan target penjualan untuk tahun berjalan, target pemasukan kas dari penjualan dan total permintaan yang diharapakan dari total pasar yang ada (market share). Target inilah yang kemudian menjadi rujukan pencapian bagian pemasaran sepanjang tahun.

Kepuasan Konsumen

Bisa dikatakan kepuasan konsumen adalah tujuan atau target jangka panjang yang bisa diperoleh perusahaan. Penjualan yang terjadi hanya akan menjadi keuntungan sesaat bila tidak diiringi dengan kepuasan konsumen.

Kepuasan konsumen bisa dilihat dari feedback yang diberikan setelah transaksi jual-beli berlangsung. Contohnya adalah dengan memberikan testimoni yang baik dari konsumen.

Pencapaian paling tinggi yang bisa diraih oleh tim pemasaran adalah ketika seorang pelanggan merasa puas dengan produk dan pelayanan yang diberikan kemudian menjadi pelanggan tetap.

Tujuan Pemasaran Berdasarkan Waktu

Berdasarkan waktunya ada tiga kategori tujuan pemasaran, yaitu jangka pendek, jangan menengah, dan jangka panjang. Ketiganya akan dibahas lebih lanjut berikut ini:

Jangka pendek

Tujuan perusahaan melakukan pemasaran dalam jangka pendek adalah mendapatkan keuntungan secepat mungkin. Berbagai cara dilakukan untuk mendatangkan pembeli, supaya perusahaan bisa menutup biaya operasional perusahaan yang telah dikeluarkan.

Hasil yang didapat setelah biaya operasional sudah tertutupi itulah yang dinamakan keuntungan. Dari sini perusahaan dapat memutarnya sebagian menjadi modal untuk melanjutkan produksi dan operasional.

Jangka Menengah

Tujuan jangka menengah pemasaran adalah berusaha mencapai titik impas dari total volume penjualan dan total biaya produksi yang mereka keluarkan. Maksudnya, dengan pemasaran yang luas, maka hasil yang didapat tentu juga lebih banyak sehingga volume penjualan akan meningkat.

Jangka Panjang

Adapun tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh pemasaran adalah dapat bertahan dalam industri bisnis tersebut. Salah satunya adalah dengan cara mempertahankan pelanggan yang setia dengan produk atau jasa yang mereka jual.

Oleh karena itu, perusahaan dituntut untuk selalu berinovasi dalam hal pemasaran maupun produksi. Sehingga tidak tertinggal dengan dinamika perubahan selera konsumen dan pasar.

Strategi Pemasaran yang Dapat Anda Terapkan untuk Menaikkan Omset Penjualan

macam-macam strategi pemasaran

Ketika sebuah perusahaan membuat produk, tentu tujuan utamanya adalah memasarkannya sebanyak mungkin untuk meraih keuntungan. Namun, dalam praktiknya perusahaan tidak bisa sembarangan memasarkan produknya.

Oleh karena itu, konsep dan strategi yang matang adalah kunci supaya pemasaran dapat dilakukan dengan efisien. Bila kedua hal ini telah dijalankan dengan baik, maka hasil yang didapat akan lebih optimal ketimbang melakukan pemasaran tanpa perencanaan yang baik.

Ada berbagai macam strategi pemasaran yang dapat diterapkan oleh sebuah perusahaan. Namun, memahami strategi pemasaran produk adalah sebuah kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang penjual atau manajer pemasaran. Karena keuntungan yang didapat sangat dipengaruhi oleh strategi penjualan yang diterapkan.

Pengertian Strategi Pemasaran

macam-macam strategi pemasaran
logique.co.id

Jika menilik lebih dalam, strategi pemasaran adalah suatu tindakan pengambilan keputusan mengenai segala sesuatu yang terkait dengan pemasaran dan penjualan produk.

Hal-hal yang terkait dengan pemasaran di antaranya adalah biaya pemasaran, bauran pemasaran, kondisi persaingan, dan timbal balik yang ingin diharapkan.

Strategi pemasaran juga bisa diartikan sebagai cara yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan jumlah pembeli dan memberikan kesadaran atau product knowledge untuk calon pembeli. Cara yang dipilih bisa berupa promosi harga atau memberikan bonus agar pembeli tertarik.

Jenis Strategi Pemasaran

macam-macam strategi pemasaran

Ada beberapa cara yang bisa dipilih untuk meningkatkan kuantitas penjualan produk Anda. Beberapa contoh strategi pemasaran tersebut adalah sebagai berikut:

Buat Logo Merek

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan sebelum melakukan pemasaran adalah dengan membuat logo sebagai branding perusahaan. Logo adalah hal yang sangat krusial untuk memasarkan merek dagang, baik oleh pelaku usaha bisnis besar maupun kecil.

Karena logo adalah tampilan pertama yang dapat diketahui oleh orang mengenai produk tersebut. Anda tidak perlu menjadi desainer profesional atau menghabiskan banyak uang untuk membuat sebuah desain logo.

Saat ini sudah banyak blog atau situs-situs desain di internet yang dapat Anda pelajari dengan mudah. Logo yang unik akan membuat produk Anda diingat oleh masyarakat, dengan begitu perusahaan atau produk Anda akan banyak dikenal.

Earned Media

Metode pemasaran ini adalah cara yang dilakukan dengan membangun relasi dan kepercayaan di kalangan masyarakat secara luas. Cara pemasaran ini bisa juga disebut dengan pemasaran secara tidak langsung yang didapat dari hasil kerja keras membangun relasi.

Cara mudah yang dapat dilakukan dengan strategi ini adalah dengan membangun image yang baik di mata publik. Anda bisa memanfaatkan media sosial, website, atau akun online lainnya dengan meminta berbagai testimoni kepuasan dari pelanggan yang pernah bertransaksi dengan Anda.

Direct Selling

Dua kata ini mungkin sudah cukup familiar di kalangan masyarakat. Direct selling atau menjual langsung adalah cara yang digunakan untuk menawarkan produk langsung kepada pembeli.

Para pemasar akan menawarkan produk dengan mengandalkan kemampuan persuasif dan pengetahuan produk yang dimilikinya. Strategi seperti ini biasanya memang tidak dilakukan di gerai retail. Selain itu, strategi ini juga cocok untuk mereka yang tidak memiliki banyak modal untuk melakukan promosi.

Kekurangan dari metode ini adalah pemasar harus mengerahkan tenaga ekstra bertemu calon pembeli satu per satu. Dan lagi, tidak semua orang menyukai metode ini karena terkesan dipaksa untuk membeli produk yang sebenarnya tidak mereka inginkan.

Jalin Hubungan Baik dengan Pelanggan

Perlu Anda ketahui, pelanggan yang loyal adalah aset penting bagi perusahaan. Karena mereka telah membeli produk Anda berulang kali dan menjadi penyumbang pemasukan perusahaan Anda.

Ketika seorang pelanggan merasa puas dengan produk dan pelayanan perusahaan, maka tidak menutup kemungkinan ia akan memberikan informasi ini pada orang lain. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya memberikan penghargaan bagi pelanggan yang loyal kepada perusahaan. Anda bisa memberikan hadiah atas pembelian yang mereka lakukan, atau menjadikannya pembeli prioritas.

Internet Marketing

Saat ini teknologi sudah berkembang dengan sangat pesat. Memanfaatkan perkembangan teknologi adalah salah cara yang dapat Anda pilih untuk memasarkan produk. Sebab, pemanfaatan teknologi secara optimal dapat menekan pengeluaran perusahaan.

Salah satu metode internet marketing yang dapat Anda lakukan adalah dengan menerapkan SEO (Search Engine Optimization) atau SMO (Social Media Optimization). Namun, dalam melakukan kedua metode tersebut Anda harus menyiapkan konten yang berkualitas dan tidak asal-asalan.

Sebab konten yang Anda tampilkan cukup memberikan gambaran mengenai kredibiltas Anda sebagai penjual di mata calon pembeli. Oleh karena itu, konten berkualitas adalah sebuah keharusan bagi Anda pengguna metode SEO dan SMO.

Memberikan Diskon atau Promosi Produk

Sebagian besar wanita menyukai hal-hal berbau diskon. Mereka lebih senang mengeluarkan uang untuk barang dengan potongan harga ketimbang barang yang tidak dipotong harganya, walaupun dengan nominal yang sama.

Misalnya, Dina melihat tas seharga 750 ribu rupiah dan disebelahnya terdapat tas dengan model yang berbeda dengan harga awal satu juta rupiah kemudian didiskon menjadi 750 ribu rupiah.

Maka, ia lebih memilih membeli tas dengan potongan harga karena ia tidak perlu mengeluarkan uang satu juta rupiah untuk mendapatkan tas tersebut.

Selain memberikan diskon atau potongan harga, cara lain yang bisa digunakan adalah memberikan promo barang. Misalnya, membeli 1 pack detergen akan mendapat 1 buah piring cantik atau hal-hal semacam itu.

Perbedaan Strategi Pemasaran dan Marketing Plan

macam-macam strategi pemasaran
bruce mars on unsplash.com

Meski sudah berpengalaman menjalankan bisnis selama bertahun-tahun, namun, tak sedikit orang yang masih kebingungan dengan pengertian strategi pemasaran (marketing strategy) dan marketing plan. Padahal keduanya sangat berbeda.

Marketing strategy adalah penjelasan tentang goal yang perlu Anda capai dengan usaha yang dijalankan. Kita cukup melihatnya pada business goal yang sudah dirancang.

Sementara marketing plan adalah perencanaan bagaimana kita mencapai marketing goal yang sudah diatur tadi. Jadi, marketing plan lebih mengarah pada langkah yang harus ditempuh untuk mencapai goal pada marketing goal.

Marketing Strategy

Melansir dari sebuah artikel yang ditulis oleh situs The Balance, formula dari marketing strategy yang dapat Anda ikuti adalah sebagai berikut:

Marketing strategy -> marketing plan -> implementasi = sukses

Oleh karena itu, sebelum membuat marketing plan, terlebih dulu Anda harus memahami mengenai pengertian strategi pemasaran dan juga komponen penting yang meliputinya. Komponen penting dari strategi pemasaran di antaranya:

  • Sasaran jangka pendek dan tujuannya
  • Sasaran jangka panjang dan tujuannya
  • Menetapkan tujuan sasaran
  • External marketing message

Marketing Plan

Adapun komponen yang terdapat dalam marketing plan di antaranya adalah:

  • Tantangan yang dihadapi
    Hal ini bisa tentang deskripsi produk dan rekap sasaran yang ada pada marketing strategy
  • Analisa situasi sekarang
    Analisa situasi dapat meliputi sasaran, fokus, budaya, kekuatan, kelemahan, dan market share
  • Analisa konsumen
    Beberapa hal yang dapat Anda analisa dari komponen ini adalah menganalisa target konsumen yang ingin diperoleh, jenisnya, alasan kenapa mereka membeli produk Anda, konsumen yang ingin dibidik, dan lain-lain.
    Dengan melakukan analisa pada konsumen sebagai target pemasaran, bisa memperuncing strategi pemasarannya dan lebih mengetahui langkah yang tepat untuk menarik minat konsumen. Anda juga akan lebih mudah terjun ke lapangan ketika sudah mengetahui informasi konsumen dengan baik.
  • Analisa kompetitor
    Selain menganalisa konsumen, ada baiknya Anda juga menganalisa kompetitor Anda. Analisa kompetitor bisa dilakukan dengan melihat posisi bisnis Andan dengan kompetitor, serta mencari tahu kelebihan dan kekurangan Anda dibanding kompetitor.
    Ini akan sangat baik supaya Anda bisa memahami celah kompetitor dan menentukan strategi yang tepat guna memajukan bisnis Anda. Memanfaatkan celah ini dengan menampilkan keunggulan Anda akan memberikan hasil yang baik bagi Anda.


Dari penjelasan mengenai konsep manajemen dan strategi pemasaran di atas, Anda dapat mempelajarinya untuk digunakan pada usaha yang Anda miliki. Setiap konsep tentu mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Oleh karena itu, Anda harus menyesuaikannya dengan keadaan perusahaan dan pasar yang Anda tuju untuk mencari keuntungan optimal yang diinginkan.

olla weje

Menulis adalah jalan ninjaku

Leave a Reply

Close Menu