Jenis Kata Beserta Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya (Lengkap!)
Photo by Amador Loureiro on Unsplash

Jenis Kata Beserta Pengertian, Ciri-Ciri, dan Contohnya (Lengkap!)

Dalam bahasa Indonesia, kata mempunyai berbagai macam jenis. kalau kita berbicara mengenai kata, bisa jadi tidak akan cukup dalam satu artikel saja. Kata merupakan satuan terbesar dari ilmu morfologi dan juga satuan terkecil dalam ilmu sintaksis. Ilmu morfologi artinya ilmu tentang bentuk kata, sedangkan sintaksis berarti ilmu tentang tata kalimat.

Pengertian Kata

Kata adalah kumpulan bunyi ujaran yang mengandung sebuah arti yang jelas. Kata juga bisa diartikan sebagai susunan dari huruf-huruf abjad yang mempunyai arti tertentu. Dengan demikian, jika ada kumpulan bunyi ujaran atau kumpulan beberapa huruf abjad namun tidak memiliki arti yang jelas, maka itu tidak bisa disebut dengan kata.

Menurut KBBI, kata adalah unsur bahasa yang dituliskan atau diucapkan yang merupakan manifestasi kesatuan perasaan dan pikiran serta digunakan dalam berbahasa. Berdasarkan jenisnya, kata dalam bahasa Indonesia terbagi ke dalam beberapa jenis, yakni: kata benda, kata kerja, kata sifat, kata keterangan, kata sambung, kata depan, kata seru, kata sandang, dan kata tanya. berikut ini adalah oenjelasan menganai jenis-jenis kata.

Kata benda (nomina)

Kata benda atau nomina adalah nama dari semua benda dan segala sesuatu yang dibendakan. Kata benda mengacu pada suatu benda, baik konkrit maupun abstrak. Kata benda harus dikenali karena akan berperan sebagai subjek, objek, keterangan, dan pelengkap kalimat.

Ciri-ciri kata benda

  • Kata tersebut terbentuk dari imbuhan (ke-, pe, ke-an, pe-an, per-an, dan –nya)
  • Kata tersebut dapat diperluas dengan menambahkan kata yang + kata sifat

Jenis kata benda

Menurut bentuknya, kata benda dibedakan menjadi 2, yaitu:

  • Kata benda konkrit
    Kata benda konkrit adalah kata benda yang wujud bendanya tampak terlihat jelas dan dapat ditangkap oleh pancaindra. Contoh: meja, rumah, dan pensil
  • Kata benda abstrak
    Kata benda abstrak adalah kata yang wujud bendanya tidak tampak dan tidak dapat ditangkap oleh pancaindra, namun keberadaannya ada. Contoh: angin, ide, dan pengetahuan

Kata kerja (verba)

Kata kerja disebut juga dengan verba.kata kerja adalah kata yang menyatakan perbuatan, keadaan, dan proses yang bukan termasuk sifat. Pada umumnya kata kerja berperan sebagai predikat dalam kalimat.

Ciri-ciri kata kerja

  • Dapat diberi keterangan waktu, misalnya akan, sedang, dan telah
    Contoh: akan makan, sedang duduk, telah pergi
  • Dapat diingkari dengan kata tidak
    Contoh: tidak makan
  • Dapat diikuti oleh gabungan kata dengan + kata benda atau kata sifat
    Contoh: berjalan dengan santai

Bentuk Verba (kata kerja)

  • Verba dasar bebas atau asal, yaitu verba yang bisa berdiri sendiri pada suatu kalimat tanpa imbuhan atau afiks seperti duduk, minum, dan makan
  • Verba turunan, yaitu verba dengan memakai afiks
  • Verba reduplikasi, yaitu kata kerja berulang baik dengan afiks (imbuhan) atau tanpa afiks. Misalnya, makan-makan, tembak-menembak, dan berlari-lari
  • Verba majemuk, yaitu kata kerja yang formasinya melalui langkah penggabungan suatu kata dengan kata lainnya, tetapi hasil penggabungan tersebut bukan menjadi idiom. Misalnya, terjun payung, jabat tangan, dan tatap muka.
  • Verba transitif, yaitu verba yang memerlukan objek. Misalnya, makan, minum, dan menabrak
  • Verba intransitif, yaitu kata kerja yang tidak memerlukan objek. Misalnya, maju, terbang, dan berjalan
  • Verba berpreposisi, yaitu kata kerja intransitif yang selalu dibarengi preposisi tertentu. Misalnya, berdiskusi tentang, cinta pada, terdiri dari, dan sejalan dengan

Kata sifat (adjektiva)

Adjektiva adalah kata yang menunjukkan sifat, watak, keadaan, tabiat seseorang, suatu benda, atau binatang. Dalam sebuah kalimat, kata sifat umumnya berperan untuk memperjelas subjek, predikat, serta objek. Berdasarkan bentuknya, kata sifat terbagi menjadi dua macam, yakni kata sifat tunggal dan kata sifat berimbuhan.

Adjektiva berbentuk tunggal

Kata adjektiva berbentuk tunggal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Adjektiva berbentuk tunggal, ada keterangan pembanding seperti kurang, lebih, dan paling
  • Adjektiva berbentuk tunggal bisa ditambah keterangan penguat seperti amat, sangat, benar, terlalu berat, sedikit sekali
  • Adjektiva berbentuk tunggal bisa diingkari menggunakan kata tidak seperti tidak sehat, tidak benar

Berdasarkan karakteristik kata sifat di atas, kata-kata yang dikelompokkan ke dalam kata sifat di antaranya, baik, indah, maha, sedikit, pandai, senang, berat, benar, sehat, dan luas

Adjektiva berbentuk tunggal bisa dihimpun dan dipilah ke dalam 5 kelompok, yang meliputi:

  • Keadaan/situasi, misalnya aman, kacau, tenang, gawat
  • Warna, misalnya merah, hijau, biru
  • Ukuran, misalnya berat, ringan, besar, tipis
  • Perasaan, misalnya senang, marah, sedih
  • Indra/cerapan, misalnya manis, jelas, harum

Kata adjektiva berimbuhan

Contoh kata sifat berimbuhan atau berafiks dapat diamiti seperti yang tertera dalam tabel berikut ini

jenis kata
dosenbahasa.com


Kata penghubung (konjungsi)

Kata penghubung atau konjungsi adalah kata yang berfungsi untuk menyambungkan bagian-bagian dalam kalimat atau menggabungkan antara satu kalimat dengan kalimat yang lain bahkan satu paragraf dengan paragraf yang lain. Berdasarkan jenisnya, konjungsi dapat dibedakan menjadi beberapa bagian, di antaranya:

  • Kata sambung menyatakan waktu. Contoh: selama, sesudah
  • Kata sambung menyatakan tujuan. Contoh: agar, supaya, biar, dan sebagianya
  • Kata sambung menyatakan sebab. Contoh: sebab, karena
  • Kata sambung yang menyatakan akibat. Contoh: hingga, sampai

Selain konjungsi di atas, masih banyak lagi macam-macam konjungsi. Bila ingin mengatahui lebih lanjut menganai pengertian, jenis, dan contoh konjungsi, silahkan lihat pada artikel sebelumnya. Konjungsi – pengertian, jenis, dilengkapi dengan contohnya.

Kata partikel

Kata partikel atau kata sandang berfungsi membentuk kalimat pertanyaan, kalimat pernyataan, dan kalimat perintah. Kata partikel memiliki tugas untuk memulai, mempertahankan, atau mengukuhkan sebuah kalimat dalam komunikasi. Unsur ini digunakan dalam kalimat tanya, perintah, dan pernyataan (berita).

Selain itu, kata sandang juga dapat membatasi makna jumlah orang atau benda, misalnya sang anak (bermakna tunggal), para ahli (bermakna jamak), si kecil (bermakna netral), dan Sri Baginda (bermakna khusus).

Kata depan (preposisi)

Jenis kata ini selalu berada di depan kata benda, kata sifat, atau kata kerja untuk membentuk gabunagan kata depan (frasa preposisional). Contoh kata preposisi, yakni di, ke, atas, dari, terhadap, untuk, kepada, dan oleh.

Kata seru (interjeksi)

Kata seru atau interjeksi adalah kata yang sudah jelas menyatakan suatu maksud tertentu, yaitu seruan yang terdapat dalam kalimat perintah. Kata seru yang paling sering digunakan adalah partikel –lah.

Contoh kata interjeksi:
Ayo, ambil semua barangmu!
Aduh, kakiku sakit sekali.
Wah, ini adalah barang yang sudah aku tunggu-tunggu.

Kata tanya

Kata tanya adalah kata yang merujuk pada kalimat pertanyaan.
Macam-macam contoh kata tanya, yaitu:

  • Apa, digunakan untuk menanyakan benda dan juga hal. Misalnya, apa yang sedang kau lakukan?
  • Kapan, digunakan untuk menanyakan waktu. Misalnya, kapan ayah tiba?
  • Berapa, digunakan untuk menanyakan jumlah. Misalnya, berapa harga sepasa sepatu?
  • Siapa, digunakan untuk menanyakan orang. Misalnya, siapa yang menendang pintu?
  • Di mana, digunakan untuk menanyakan tempat. Misalnya, dimana rumah orangtuamu?
  • Bagaimana, digunakan untuk menanyakan keadaan atau cara. Bagaimana kondisi ayahmu?
  • Mengapa, digunakan untuk menanyakan alasan. Misalnya, megapa kamu tidak masuk sekolah hari ini?

Kata memiliki berbagai macam jenis dengan fungsinya yang berbeda-beda. Dengan mempelajari jenis-jenis kata, maka kita dapat mengaplikasikannya sesuai dengan fungsi dari masing-masing jenis kata tersebut. Semoga informasi ini dapat membantu Anda untuk memahami lebih dalam tentang jenis dan fungsi dari kata.

olla weje

Menulis adalah jalan ninjaku

Leave a Reply

Close Menu