Cara Tepat Merawat Kelinci Bagi Pemula yang Harus Anda Pahami
jennifer chen-unsplash.com

Cara Tepat Merawat Kelinci Bagi Pemula yang Harus Anda Pahami

Siapa, sih yang bisa menolak gemasnya hewan mungil satu ini? Ya, kelinci memang jenis hewan peliharaan yang banyak disukai orang. Selain karena tubuhnya yang lucu, kelinci banyak dipilih orang karena termasuk hewan yang relatif jinak dan cara merawatnya yang cukup mudah. Kelinci juga merupakan hewan yang fleksibel hidup di berbagai lingkungan.

Bagi Anda yang ingin memutuskan memelihara hewan lucu ini, sebaiknya pelajari cara merawat kelinci berikut ini sebelum memeliharanya. Memahami cara merawat kelinci yang benar tentu akan membuat hewan peliharaan Anda hidup nyaman dan sehat di rumah barunya.

Pastikan Kondisi Kandang

cara merawat kelinci
ArenaHewan.com

Menyiapkan kandang untuk binatang peliharaan adalah salah satu kebutuhan yang tidak bisa Anda abaikan begitu saja, tak terkecuali kelinci. Setiap pemilik kelinci harus paham bahwa tempat tinggal yang paling aman bagi kelinci adalah di dalam ruangan. Berbeda dengan kelinci liar, kelinci domestik pada umumnya tidak bisa mentolerir suhu ekstrem dengan baik, tetama di musim panas.

Kelinci termasuk hewan yang cukup aktif bergerak. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya menyiapkan kandang yang memiliki banyak ruang sehingga kelinci tersebut bisa bebas bergerak.

Kandang kelinci paling tidak memiliki lima kali ukuran kelinci. Selain itu, pastikan kelinci bisa berbaring dan berdiri sempurna dengan menggunakan kaki belakangnya tanpa membuat anggota badannya menabrak kandang.

Kalau Anda akan memberinya kandang kawat, sebaiknya beri alas supaya ia bisa berlarian dengan nyaman. Luangkan waktu untuk mengeluarkan kelinci selama beberapa jam supaya kelinci bisa bermain dengan bebas.

Usahakan posisi kandang lebih tinggi, sehingga kandang tidak akan tergenang air saat hujan. Kandang yang tergenang air dan becek dapat menjadi sarang parasit yang akan membahayakan kelinci Anda.

Perhatikan Makanan

cara merawat kelinci
mazaya annaptashafa-unsplash.com

Kelinci memiliki sistem pencenaan yang kompleks, oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan makanannya. Jika makanan yang diberkan tidak sesuai bisa menimbulkan masalah kesehatan. Banyak masalah kesehatan yang disebabkan oleh pemberan makanan yang tidak tepat. Berkut ini beberapa saran makanan yang bisa Anda berikan untuk kelinci kesayangan Anda.

Rumput jerami

Rumput jerami mengandung banyak seat yang bisa membantu proses pencernaan kelinci. Mengonsumsi rmpt jeami juga dapat membantu menghindarkan seekor kelinci dari masalah kesehatan, seperti bola rambut, diare, dan obesitas.

Biasanya, kelinci lebih aktif di malam hari karena kelinci termasuk binatang malam. Oleh karena itu, Anda bisa memberikan porsi makan yang lebih banyak di malam hari berupa rumput jerami atau sayuran, serta makanan pendamping atau camilan di pagi dan siang hari.

Sayuran

Sayuran merupakan makanan dasar yang bisa Anda berikan pada kelinci selain rumput jerami. Berikan sayuran berdaun hijau gelap, sepeti daun selada, peteseli, daun ketumbar, atau varian daun lainnya. Saat akan memperkenalkan sayuran baru ke pola makan kelinci, coba dulu satu per satu jenis sayurannya dengan jumlah terbatas.

Pelet

Pelet juga bisa digunakan untuk memberi makan kelinci. Namun, pelet hanya bersifat sebagai makanan pendamping atau suplemen dari sayuran berdaun hijau, bukan sebagai makanan utama.

Selain itu, pelet hanya diberikan dalam jumlah kecil (1/8-1/4 cangkir pe lima pon berat badan per hari) dan disebarkan dua kali pembean makan setiap hari.

Pastikan untuk memberikan kelinci pelet berbasis timotius. Bukan yang mengandung biji, jagung, atau jenis makanan lain yang memiliki kalori terlalu tinggi untuk dijadikan diet kelinci yang sehat.

Buah-buahan dan camilan

Banyak orang mengira bahwa wortel adalah makanan utama kelinci karena melihat film kartun. Padahal, wortel adalah sayuran bertepung yang sebaiknya diberikan hanya sebagai hadiah atau camilan. Jenis camilan lain yang disenangi kelinci di antaranya adalah apel, blueberry, pepaya, stroberi, pir, persik, prem, atau melon.

Anda juga bisa memberikan buah-buahan ekstra manis, sepeti pisang, anggur, dan kismis. Namun, tidak disarankan memberinya dalam jumlah banyak mengingat sifatnya yang hanya sebagai camilan atau makanan pendamping.

Air

Selain makanan, kelinci juga membutuhkan air besih yang cukup. Air dapat disimpan dalam botol sipper atau mangkuk. Jika Anda menggunakan mangkuk, mangkuk tersebut harus cukup berat sehingga tidak mudah tumpah. Selain itu, pastikan untuk mengganti air setidaknya sehari sekali.

Jangan percaya dengan mitos yang mengatakan bahwa kelinci tidak boleh diberikan air. Pada dasarnya, semua makhluk hidup membutuhkan air untuk bertahan hidup, begitu pula dengan kelinci.

Makanan yang Tidak Menyehatkan

Meski pun kelinci senang memakan sayuran, tapi tidak semua jenis sayur bisa diberikan untuk kelinci Anda. Beberapa jenis sayur justru dapat mengganggu kesehatan pencenaan, imun, dan berbagai hal lainnya.

Jenis sayur yang perlu Anda hindari untuk kelinci Anda di antaranya adalah jagung, selada, tomat, kubis, kacang polong, kentang, bawang, biji-bijian, dan daging.

Sediakan Penampung Kotoran

cara merawat kelinci
everybodygoesblog.com

Biasanya, kelinci membuang kotorannya di satu tempat. Anda bisa memanfaatkan kebiasaan ini dengan meletakkan penampung kotoran berukuran sedang. Kadang, ada kelinci yang senang menghabiskan waktu bersantai di kotak kotorannya. Jika Anda membiarkan kelinci Anda bebas berkeliaran di rumah, sebaiknya Anda meletakkan penampung kotoran di beberapa tempat.

Cara Memegang Kelinci

cara merawat kelinci
wattpad.com

Posisi memegang kelinci juga harus Anda perhatikan karena kelinci merupakan hewan yang rapuh. Salah-salah, dapat mematahkan tulang binatang lucu ini. Jika Anda ingin memelihara kelinci, maka Anda juga harus memperhatikan cara memegang kelinci yang benar.

Kesalahan terbesar yang biasa dilakukan oleh banyak orang adalah dengan mengangkat kelinci dari telinganya. Hal tersebt bisa membuat kelinci kesakitan. Cara yang benar adalah dengan memegang kulit tengkuknya kemudian mengangkat pinggulnya. Atau Anda juga bisa meletakkan satu tangan di bawah bagian depan kelinci dan tangan lainnya di bawah punggungnya.

Setelah itu angkat dengan hati-hati memakai kedua tangan Anda. Jangan biarkan tubuh kelinci menggantung bebas dan jangan pernah mengangkat bagian perut kelinci.

Pelihara Lebih dari Satu Kelinci

cara merawat kelinci
lucie hosova-unsplash.com

Salah satu cara agar kelinci berumur panjang adalah dengan tidak membiarkannya hidup sendirian. Kelinci termasuk hewan sosial, di mana sebagian besar kelinci merasa lebih bahagia jika hidup berpasangan atau berkelompok dengan sesamanya.

Perhatikan Kebersihan

cara merawat kelinci
misha walker-unsplash.com

Kebersihan tidak hanya penting bagi manusia saja. Kelinci juga harus dipastikan kebersihannya supaya tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Untuk menjaga kebersihan, ada baiknya Anda rajin membersihkan kandang kelinci setiap hari.

Hal paling sederhana dalam membersihkan kandang kelinci adalah dengan membuang kotorannya. Anda juga bisa menyiraminya dengan air supaya bekas-bekas kotoran bercampur air kencingnya ikut terbuang.

Sebaiknya kelinci juga dimandikan agar kelinci Anda terlihat cantik dan bersih. Walau pun sebenarnya kelinci tidak suka dengan dingin, tapi Anda tetap bisa memandikannya dengan air hangat. Kelinci dimandikan paling tidak sebulan dua kali.

Anda bisa menggunakan shampo bayi untuk menyabuninya supaya lebih bersih. Setelah itu keringkan tubuh kelinci dengan handuk sampai kering. Untuk mempermudah, Anda bisa menggunakan hair dryer untuk mengeringkan tubuh kelinci. Dan untuk mempercantik kelinci, sangat dianjurkan menyisir bulu mereka 2-3 kali seminggu, supaya bulunya tidak kumal dan lengket.

Perhatikan Umur Kelinci Sebelum Membeli

cara merawat kelinci
niko lienata-unsplash.com

Sebelum Anda memutuskan untuk membeli kelinci sebagai hewan peliharaan, sebaiknya Anda mencari tahu terlebih dahulu umur kelinci yang ingin Anda beli. Sangat tidak disarankan membeli kelinci yang masih berumur di bawah 2 bulan karena kekebalan tubuhnya yang masih lemah sehingga menjadi mudah mati.

Beberapa penjual hewan berbohong mengenai umur hewan yang mereka jual. Jadi, Anda harus lebih cermat melihat kondisi kelinci yang ditawarkan. Jika badan kelinci yang ditawarkan Anda rasa terlalu kecil untuk kelinci umur 2 bulan ke atas, maka sebaiknya Anda tidak membelinya.

Selain itu, jangan membawa kelinci pergi jauh dengan jarak lebih dari 100 km kalau umurnya masih di bawah 3 bulan. Selain karena sistem kekebalan tubuhnya yang masih lemah, perjalanan jauh juga dapat membuat kelinci menjadi stres, sehingga mudah sakit dan bahkan mati.

Itulah tadi beberapa tips dan cara merawat kelinci yang bisa Anda lakukan jika ingin memelihara kelinci di rumah. Mempunyai ilmu merawat kelinci tentu akan sangat membantu Anda, supaya kelinci yang Anda pelihara tumbuh sehat dan menggemaskan. Anda tentu tidak mau kan kelinci yang sudah Anda rawat mati karena masalah yang sebenarnya bisa Anda cegah?

olla weje

Menulis adalah jalan ninjaku

Leave a Reply

Close Menu